1. tujuan untuk menginformasikan suatu hal melalui orasi,

1. A) Komunikasi intrapersonal adalah komunikasi yang dilakukan oleh diri sendiri berdasarkan pemikiran dan bahasa sendiri dan seringkali ditujukan kepada Tuhan melalui doa atau ditujukan kepada diri sendiri sebagai refleksi pribadi.Komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang memungkinkan orang untuk merefleksikan dan membangun pengetahuan pribadi satu sama lain dan menciptakan makna bersama dimana makna tersebut bisa sesuai dengan maksud atau arti sebenarnya (content meaning) atau makna tersebut hanya diketahui dua orang tersebut (relationship meaning) Komunikasi kelompok adalah komunikasi yang terjadi dalam sekelompok orang atau kelompok kecil dan memiliki tujuan yang tidak terlalu spesifik serta didasari rasa kenyaman satu sama lain Komunikasi organisasi adalah komunikasi dengan interaksi yang dibutuhkan untuk mengerahkan suatu kelompok menuju serangkaian tujuan bersama yang spesifik Komunikasi public adalah komunikasi dengan penyebaran informasi dari satu orang ke banyak orang lainnya di depan umum dengan tujuan untuk menginformasikan suatu hal melalui orasi, seminar demonstrasi dan sebagainya, untuk menghibur audiens seperti stand up comedy, atau untuk mempengaruhi dengan tujuan memotivasi, mengubah perilaku dan pola pikir seperti kampanye. Komunikasi antar budaya adalah komunikasi yang terjadi antara individu dengan budaya yang berbeda dimana perbedaan tersebut ada pada nilai-nilai, artefak, maupun aktivitas yang dianut seseorang Komunikasi massa menurut Julia Wood (2014:288) adalah komunikasi yang berlangsung melalui media massa yang pesannya ditujukan kepada khalayak dalam jumlah yang besar. Contohnya adalah melalui televisi, majalah, buku, surat kabar, radio, film, dan sebagainya. B) Karakteristik komunikasi intrapersonal adalah interaksi yang terjadi hanya dengan diri sendiri saja contohnya saat berdoa atau berbicara di depan cermin dan bersifat rahasia, memberi label pada diri sendiri dan cara pandang orang lain terhadap diri kita sangat berpengaruh akan komunikasi intrapersonal. Karakteristik komunikasi interpersonal adalah cenderung memilih atau selektif karena dipengaruhi oleh lingkungan, unik karena hanya dia dan dirinya yang tahu sesuai apa adanya sehingga hubungan mereka tidak dapat tergantikan, sistemik karena terkait dengan nilai-nilai lain, hubungannya bersifat timbal balik, dan dinamis atau berkesinambungan secara proses sehingga didalamnya terdapat peraturan dan komitmen kebersamaan dalam keadaan senang maupun susah. Karakteristik komunikasi kelompok adalah tingkat interaksi tinggi, jumlah partisiipan terbatas, memiliki tujuan yang sama pada setiap partisipannya, adanya rasa saling memiliki dan saling mempengaruhi satu sama lain.Karakteristik komunikasi organisasi adalah memiliki tujuan spesifik, setiap anggota memiliki perannya masing-masing, komunikasi yang terjaadi bersifat formal dan tingkat interaksi cukup tinggiKarakteristik komunikasi public adalah seorang pembicara memiliki tanggung jawab yang besar tentang hal yang akan mereka katakan maka harus direncanakan dan dipersiapkan terlebih dahulu, interaksi yang terjadi bersifat minimum atau sangat kecil, dan dihadiri oleh banyak. Karakteristik komunikasi antar budaya adalah bersifat kompleks karena semua komunikasi yang tercipta adalah komunikasi antar budaya dan setiap budaya memiliki latar belakang berbeda-beda, semakin banyak perbedaan budaya maka akan semakin banyak kendala atau halangan yang harus diatasi. Dalam budaya terdapat kesepakatan yang menjadi landasan dasar dalam berkomunikasi.Komunikasi massa memiliki beberapa karakter yaitu:• Melibatkan khalayak dalam jumlah besar atau bersifat massif, cenderung heterogen tidak terfokus hanya satu wilayah saja, dan anonym atau tidak diketahui sumbernya. Contohnya adalah koran. Semua wilayah di Indonesia bisa membeli koran namun tidak diketahui siapa sumberrnya atau pengirimnya. Contoh lain adalah televisi. Semua orang bisa menonton televisi dengan channel yang sama dan tidak diketahui siapa saja orang dibalik layer yang ikut berkontribusi dalam penayangan sebuah acara• Sumbernya adalah media massa sebagai suatu organisasi, contohnya surat kabar, radio, televisi, majalah, dan sebagainya.• Berpusat  pada sumber dan dikontrol oleh sumber, sumber memiliki kuasa lebih akan apa yang ia sampaikan• Bersifat formal, direncanakan dan dipersiapkan dengan matang, serta dapat diprediksi karena terikat akan tanggung jawab yang besar akan apa yang disampaikan kepada khalayak• Bersifat impersonal atau tidak dari pribadi ke pribadi melainkan dari pribadi ke khalayak atau dari suatu Lembaga kepada khalayak.• Tingkat interaksi antara sumber dan penerima rendah 2. A) Yang dimaksud dengan budaya adalah suatu system yang didalamnya terdapat unsur gagasan yang tidak tampak wujud fisiknya,nilai, kebiasan, keyakinan, bahasa dan hasil karya manusia dimana semua unsur tersebut sebagai pedoman hidup manusia yang diteruskan secara turun temurun dengan cara belajar. Budaya dapat dilihat dari berbagai sudut pandang walaupun seringkali tidak dapat dilihat secara langsung karena ketika seseorang masuk ke dalam budaya tersebut seringkali ia tidak menyadari keberadaan budayanya tersebut. Seseorang akan menyadari keberadaan budayanya ketika terjadi gesekan antar budaya lain dan melanggar nilai-nilai dari budaya yang dianutnya atau ketika adanya analysis yang mengkaji budayanya tersebut. Budaya juga bersifat kompleks karena setiap unsur dalam budaya saling berhubungan dan saling mempengaruhi. Dikarenakan bersifat kompleks, maka budaya memiliki beberapa orientasi, yaitu:• High Context Culture (HCC) dimana pesan atau makna ada di dalam konteks dan Low Context Culture(LCC) dimana pesan atau makna terdapat pada kata-katanya. Orang dengan HCC ketika berbicara cenderung berputar-putar untuk sampai pada inti pesan yang akan disampaikan. Sedangkan orang dengan LCC ketika berbicara cenderung langsung menyampaikan inti pesan yang ingin disampaikan.• Individual dimana orang lebih bebas bebas dalam keputusannya untuk memilih apa yang diinginkannya tanpa dipengaruhi atau mempengaruhi orang lain untuk ikut bersamanya dan kolektif dimana orang lebih mengutamakan kelompok dan keputusan yang diambil tergantung kelompoknya tersebut.• Monokronik dimana waktu dipandang sebagai suatu sumber daya yang terbatas dan polikronik dimana  waktu dipandang sebagai sumber daya yang tidak ada habisnya.Selain itu budaya juga bersifat subjektif  karena setiap orang memilki pandangan yang berbeda akan budaya yang kita anut sehingga budaya tidak bisa disbanding-bandingkan. Lalu budaya dapat berubah seiring perkembangan jaman. Perubahannya tersebut bisa berlangsung dengan cepat atau lambat karena dipengaruhi oleh teknologi, perkembangan ekonomi dan komunikasi, serta perkembangan ilmu pengetahuan. B) Budaya berkaitan erat dengan komunikasi karena budaya berkembang melalui komunikasi. Kita sebagai makhluk social tidak lepas akan berinteraksi dengan orang lain. Interaksi tersebut dapat kita lakukan dengan berkomunikasi. Maka dari itu ketika seseorang berkomunikasi akan dipengaruhi oleh budaya yang ia anut. Kita bisa melihat dari Bahasa yang ia pakai, keyakinan yang ia terapkan pada kehidupan sehari-hari, atau pola pikir yang ia bagikan kepada orang lain. Namun sayangnya karena budaya memiliki keunikannya sendiri dengan latar belakang yang berbeda-beda maka sering menyebabkan perbedaan pendapat atau pemikiran dengan orang yang berbeda budaya sehingga menimbulkan kesalahpahaman. Terkadang komunikasi juga membentuk sebuah budaya. Ketika terdapat kendala saat berkomunikasi karena adanya perbedaan budaya, maka orang akan mencari solusi untuk mengatasi kendala tersebut. Solusi itu bisa berupa kebudayaan baru yang sama-sama disepakati oleh keduanya. C) Sikap terbaik yang dapat kita ambil untuk merespon perbedaan budaya dalam berkomunikasi adalah• Mengenali dan memahami perbedaan budaya: kita perlu mengenali dan memahami budaya lain agar bisa mengantisipasi dan bertoleransi akan perbedaan budaya tersebut. Dengan memahami budaya lain, kita bisa meningkatkan sikap toleransi antar budaya. Sebagai contoh A adalah orang Solo yang berbudaya halus dan lemah lembut. B adalah orang medan yang berbudaya keras dan to the point saat berbicara. Agar tidak terjadi kesalahpahaman saat berkomunikasi maka A harus memahami karakter B begitu juga sebaliknya, sehingga mereka dapat menyesuaikan diri dengan lawan bicaranya dan tercipta komunikasi yang baik.• Mengindari penilaian negative terhadap budaya lain: kita tidak boleh menjudge sebuah budaya hanya dengan membandingkan budaya yang kita anut. Setiap budaya memiliki ciri khasnya tersendiri, terkadang budaya yang kita anut belum tentu baik di mata orang lain begitu juga sebaliknya. Maka kita harus menghindari penilaian negative apalagi sampai berkomentar yang tidak patut untuk disampaikan. Sebagai contoh A memiliki budaya ketika makan menggunakan sendok dan garpu. B memiliki budaya ketika makan menggunakan tangan tanpa sendok dan garpu. A tidak boleh menilai bahwa B memiliki budaya yang kotor bahkan sampai mengejek kebiasaan A tersebut begitu juga B tidak boleh menilai budaya A yang sombong atau so’ bersih. 3. A) Secara hakiki teknologi adalah berbagai peralatan yang manusia ciptakan, serta kondisi organisasional dan budaya yang telah memberikan kontrol atas lingkungannya sehingga kehidupan manusia itu dapat berlangsung lebih mudah. Menurut Marshall McLuhan (1964/1994) teknologi adalah segala sesuatu yang mengeksistensi manusia. Perkembangan teknologi tidak dapat dibendung dan terus berjalan bisa secara cepat atau berangsur-angsur. Salah satu penyebabnya adalah teknologi berkaitan dengan kekuasaan. Sifat teknologi sendiri adalah deterministic dalam hidup manusia terutama dalam membentuk budaya baru. Walter Ong berpendapat sama dengan McLuhan dan menambahkan bahwa sifat deterministic tersebut dikarenakan teknologi menentukan totalitas kerja indera manusia. Namun Arnold Pacey berpendapat lain. Menurutnya, teknologi dibuat manusia untuk memenuhi kepentingan manusia. Maka teknologi ditentukan dari budaya pencipta dan penggunanya dengan kata lain budaya yang deterministic terhadap teknologi. Saat ini, para pakar berpendapat bahwa budaya dan teknologi saling mendeterminasi. Hubungan keduanya bersifat interplay.   B)Teknologi komunikasi memiliki keunikan yang khas dengan teknologi yang lainnya. Teknologi komunikasi dapat membuat, memproses, mengirim, menerima berbagai pesan dalam berbagai bentuk seperti visual, gustatory, auditory, olfactory, dan tactile. Pesan tersebut dapat berupa informasi atau hiburan. Dengan adanya teknologi komunikasi, kita dapat dengan mudah mendapatkan dan mengkases informasi, menyimpannya, dan menampilkan kembali informasi yang telah disimpan. Media teknologi komunikasi sangat beragam dan dibagi kedalam beberapa kelompok:• Teknologi komunikasi massa yang terdiri dari radio, televise, surat kabar, majalah, dan sebagainya• Teknologi komunikasi kelompok dan organisasi yang terdiri dari majalah dinding, telepon, mailing group, dan sebagainya• Teknologi komunikasi interpersonal yang terdiri dari surat pribadi, telepon, email, dan sebagainya• Teknologi komunikasi intrapersonal yang terdiri dari buku harian, cermin, buku harian dan sebagainyaTeknologi komunikasi juga dapat digunakan untuk memproduksi dan mendistribusikan pesan atau informasi. Pada tahap produksi, orang akan membuat pesan dengan format tertentu. Lalu pesan tersebut di transmisi atau dikirimkan. Setelah itu tahap reproduksi dan amplifikasi yaitu memproduksi kembali pesan. Tahap terakhir adalah menampilkan yaitu menunjukan pesan dalam format yang telah dibuat. Teknologi komunikasi sendiri telah mengalami perubahan dari analog dimana informasi atau pesan yang menyerupai bentuk aslinya ke digital dimana informasi atau pesan lebih simple karena hanya menggunakan satu media saja C) Masyarakat kontemporer sebagai akibat dari perkembangan teknologi komunikasi yang berlangsung saat ini memberikan peluang dan tantangan tersendiri. Beberapa peluang yang bisa didapatkan dari teknologi komunikasi saat ini diantaranya adalah• Kondisi ekonomi yang baru: dengan adanya teknologi komunikasi segala informasi dapat dengan mudah diakses dan lebih terstruktur. Hal ini memudahkan kita untuk menganalisi perkembangan ekonomi dan memprediksi masalah ekonomi yang akan muncul sehingga dapat mengantisipasi terlebih dahulu.• Kondisi social yang baru: dengan adanya teknologi komunikasi yang semakin berkembang dapat mengubah perilaku kita dalam masyarakat. Sebgai contoh dulu ketika belum adanya handphone, tingkat interaksi secara langsung lebih tinggi. Dengan interaksi langsung tersebut, kita bisa lebih peka akan gerak tubuh, mimik wajah, intonasi suara dari lawan bicara kita. Sekarang ketika sudah ada handphone, kita lebih sering berkomunikasi via online yang tidak bisa kita rasakan gerak tubuh, mimic wajah, atau intonasi yang tercipta dari lawan bicara kita. Karena hal ini maka tercipta lah kondisi social yang baru yaitu masyarakat yang lebih individualistic• Dengan adanya teknologi komunikasi, data seseorang dapat tersimpan dalam satu perangkat. Data-data tersebut didapatkan dari apa saja konten yang sering ia akses dan seberapa sering konten tersebut diakses. Data-data tersebut nantinya akan dianalisis dengan trend big data sehingga apa yang kita suka dapat terlihat dan berbagai iklan sesuai dengan kesukaan kita.Tantangan dari teknologi komunikasi sekarang ini adalah banyaknya hoax atau berita palsu yang menggunakan unsur SARA karena setiap orang dapat menyampaikan pendapatnya melalui media online dan tidak ada yang melarang akan hal tersebut. Berbagai informasi bisa kita dapatkan hanya dari satu perangkat saja, sayangnya  informasi tersebut terkadang tidak dapat dibuktikan kebenarannya. Hal-hal seperti ini lah yang menimbulkan kebencian dan perpecahan karena terprovokasi oleh informasi yang tidak benar tersebut. ReferensiBernadeth Jeanice (6/10/2017). Catatan Pribadi Saya: Komunikasi IntrapersonalBernadeth Jeanice (20/10/2017). Catatan Pribadi Saya: Komunikasi InterpersonalBernadeth Jeanice (27/10/2017). Catatan Pribadi Saya: Komunikasi KelompokBernadeth Jeanice (3/11/2017). Catatan Pribadi Saya: Komunikasi OrganisasiBernadeth Jeanice (10/11/2017). Catatan Pribadi Saya: Komunikasi PublikBernadeth Jeanice (17/11/2017). Catatan Pribadi Saya: Komunikasi Budaya dan MasyarakatBernadeth Jeanice (24/11/2017). Catatan Pribadi Saya: Komunikasi Massa